Mental Health untuk Kamu

Halo teman-teman mahasiswa! Bagaimana kabar kalian? masih semangat kuliah? harus dong...

Nah kali ini ada pembahasan menarik nih untuk kalian terutama para mahasiswa. Tapi tidak menutupkemungkinan juga bahwa pembahasan kali ini barguna bagi kalian pelajar maupun pekerja.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa 1 miliar orang di dunia hidup dengan gangguan mental. Menurut rilis WHO dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2020 pada tanggal 10 Oktober menyatakan bahwa 3 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penggunaan alkohol dan setiap 40 detik satu orang meninggal karena bunuh diri. WHO mencatat negara dengan penghasilan rendah dan menengah, lebih dari 75 persen orang dengan gangguan mental, neurologis dan penyalahgunaan zat tidak menerima pengobatan yang sesuai kondisi mereka.

Nah loh, cukup berpengaruh juga ya ternyata kesehatan mental ini terhadap kehidupan kita. 

Masalah kesehatan mental di Indonesia pada masa ini masih tergolong sangat tinggi, terutama pada kalangan remaja karena mereka masih memiliki emosi yang tidak stabil dan belum memiliki kemampuan yang baik untuk memecahkan masalah yang ada. Masa remaja merupakan masa dimana mereka sering mengalami stres terutama pada peristiwa-peristiwa tertentu dalam hidup mereka. Remaja dianggap sebagai golongan yang rentan untuk mengalami gangguan mental. Oleh karena itu, remaja perlu untuk mendapatkan perhatian lebih karena remaja merupakan aset negara dan generasi penerus bangsa.

Kesehatan mental pada mahasiswa dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu faktor genetika, keluarga, pertemanan, gaya hidup, sosial, dan berbagai faktor lainnya. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi mahasiswa secara positif maupun negatif. Akan tetapi, masih banyak mahasiswa yang tidak menyadari dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari faktor-faktor tersebut sehingga mereka lupa akan kesehatan mental mereka. Mereka lupa untuk berfokus pada kesehatan mental mereka karena mereka hanya berfokus pada tugas, organisasi, jadwal kuliah, serta tuntutan-tuntutan yang ia terima dari orang-orang di sekitarnya. Regulasi diri dalam belajar yang baik akan membantu mahasiswa untuk memenuhi tuntutan-tuntutan yang dihadapinya. Regulasi diri adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kontrol terhadap emosi dan perilakunya di situasi apapun secara mandiri.

Kesehatan mental memiliki peranan yang sangat penting bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan perkuliahannya yang baru. Tentunya kehidupan di lingkungan kampus dan sekolah jauh berbeda. Mahasiswa baru akan menemukan berbagai macam pergaulan yang sangat beragam serta akan menemukan metode pembelajaran yang berbeda dibanding masa sekolah. Oleh karena itu, secara tidak langsung mahasiswa baru dituntut untuk bisa beradaptasi terhadap lingkungan barunya. Selain mahasiswa baru, mahasiswa lama pun mengalami beberapa dampak yang diakibatkan oleh kuliah daring, terutama bagi mahasiswa yang mengikuti organisasi. Dengan adanya kuliah daring, maka secara otomatis tugas-tugas perkuliahan pun akan semakin banyak.

Tidak hanya itu, seperti yang kita ketahui tuntuntan mahasiswa sangatlah banyak. Selain berkembang secara individu, mahasiswa juga didorong untuk menghadapi banyaknya tugas. Hayoo.. siapa nih yang suka menunda tugas? Hati-hati yaa jangan suka menunda pekerjaan. Pekerjaan yang menumpuk juga tidak menutupkemungkinan untuk merusak kesehatan mental. Hal ini disebabkan karena kurangnya refreshing atau hiburan yang membuat individu menjadi stress. Diartikel sebelumnya sudah dibahas bagaimana cara mengolah stress dan emosi negative. 

Nah berikut beberapa tips buat kamu para siswa, mahasiswa maupun pekerja untuk menjaga kesehatan mental mu.

1. Berbaik hatilah kepada diri sendiri dan orang lain

Beberapa orang (biasanya dikalangan remaja) seringkali mengalami bulliying atau pelecehan di lingkungan sekitarnya. Jika kamu menyaksikan temanmu di bully, dekatilah mereka dan tawarkan dukungan Tidak melakukan apapun bisa membuat temanmu merasa bahwa tidak ada yang peduli padanya. Kata-katamu bisa membuat perubahan. Jika itu terjadi pada dirimu, kamu bisa merubah pola pikirmu sendiri dan menganggap hal tersebut hanya candaan semata. Namun, jika sudah kelewatan, kamu bisa menghindar atau memberi jarak. Menjadi sendiri tidak sepenuhnya buruk, kamu bahkan bisa menenangkan pikiranmu agar lebih tenang

2. Cari pengalihan

“Menurut para psikolog, ketika kita berada dalam kondisi yang sangat sulit, akan sangat membantu untuk mengenali masalah menjadi dua kategori: Hal-hal yang bisa kita kendalikan, dan hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan,” kata Dr. damour. Saat ini ada banyak hal yang jatuh pada kategori kedua, dan itu tidak apa-apa. Tapi satu hal yang bisa membantu kita untuk menghadapi situasi tersebut adalah dengan mencari pengalihan untuk kita sendiri. menonton film kesukaan, atau membaca novel sebelum tidur adalah hal-hal yang disarankan oleh Dr. Damour untuk mencari pelampiasan dan menemukan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Istirahat

Pada saat-saat semua pekerjaan terasa seperti terlalu banyak, menjauhlah, dan lakukan apa pun kecuali hal yang membuat kamu semakin stres, setidaknya sampai kamu merasa sedikit lebih baik. Terkadang hal terbaik untuk dilakukan adalah latihan pernapasan sederhana: Tutup mata dan ambil 10 tarikan napas dalam-dalam. Untuk masing-masing tarikan napas, hitung sampai empat saat menarik napas, tahan selama empat hitungan, dan buang napas untuk empat hitungan. Hal ini bekerja baik untuk membantu kamu melawan stres.

4. Tidur Tepat Waktu

Nah ini yang suka begadang, dikurangi ya. Sejumlah besar penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur memiliki efek negatif yang signifikan pada suasana hati. Coba tidur pada waktu yang teratur setiap hari. Hindari bermain gadget sebelum waktu tidur dan membatasi minuman berkafein untuk pagi hari. 

Begitulah beberapa tips dari kami yang mungkin bisa kamu perhatikan untuk menjaga kesehatan mental kamu. Karena kita semua adalah generasi muda bangsa Indonesia, maka kita perlu menjaga diri kita baik-baik untuk bisa membangun bangsa kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karakter Positif Generasi Muda untuk Masa Depan Bangsa

Self Awareness

Selamat Hari Sumpah Pemuda!